Welcome
image

H. Sudi Priyambodo, M.Pd

08122098261


MTs Negeri Garut
Cara mudah Membuat WEB
SLINK

Tinjauan Standar Kompetensi dan Standar Isi Kurikulum 2013

Tinjauan Perbedaan SK dan KI Kurikulum 2013

PERBEDAAN STANDAR KOMPETENSI DAN  KOMPETENSI DASAR KURIKULUM KTSP DENGAN KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PADA  KURIKULUM 2013 UNTUK MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII

ABSTRAK

Perubahan kurikulum selalu menjadi tantangan dari waktu ke waktu . Pergantian  kurikulum menjadi tuntutan dan keharusan yang harus kita jalani. Yang peru kita cermati sekarang ini  adalah mengenali elemen perubahan dengan sikap terbuka,  meningkatkan pengetahuan dan keterampilan  agar dapat mengelola perubahan sehingga menjadi sekolah yang adaptif terhadap perubahan.

Pada Masalah ini penulis ingin mendeskripsikan perbedaan / perubahan antara SK, KD kurikulum KTSP dengan SK,Kd Kurikulum 2013. Dimana SK  Kurikulum KTSP perubhan menjadi  K I yang mengikat kompetensi dasar.  Kompetensi inti meliputi  K I : sikap keagamaan , K I 2 :sosial , Kepribadian dan akhlak K I 3:pengetahuan: K I 4:Penerapan pengetahuan.

Dari makalah ini akan terlihat perbedaan yang sangat menonjol dimana kurikulum KTSP menitikberatkan  pada pengembangan kompetensi dimensi kognitif sedangkan kurikulum 2013 menitikberatkan pada  pembentukn karakter maka sistem penyajian mata pelajaran pada kurikulum 2013 secara integratif  sehinggga  semua jenis pelajaran  diintegrasikan  dengan nilai-nilai moral agama, sosial dan pengetahuan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

            Kurikulum 2013 pada dasarnya adalah pengembangan dari kurikulum berbasis kompetensi. Kurikulum  yang dikembangkan dengan berbasis pada kompetensi bertujuan untuk menjadikan peserta didik sebagai  (1) manusia berkualitas yang mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah,  (2) manusia terdidik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri; dan (3) warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Karakteristik kurikulum berbasis kompetensi antara lain isi atau konten kurikulum adalah dalam bentuk kompetensi inti (KI) dan dirinci lebih lanjut ke kompetensi dasar (KD), kompetensi inti (KI) merupakan gambaran mengenai kompetensi yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan mata pelajaran, kompetensi dasar (KD) merupakan kompetensi yang dipelajari peserta didik untuk suatu mata pelajaran di kelas tertentu, penekanan kompetensi untuk ranah sikap, keterampilan kognitif, keterampilan psikomotorik, dan pengetahuan, kompetensi inti menjadi unsur organisatoris kompetensi, kompetensi dasar yang dikembangkan didasarkan pada prinsip akumulatif, saling memperkuat dan memperkaya antar mata pelajaran, proses pembelajaran didasarkan pada upaya menguasai kompetensi pada tingkat yang memuaskan dengan memperhatikan karakteristik konten kompetensi, penilaian hasil belajar mencakup seluruh aspek kompetensi, bersifat formatif dan hasilnya segera diikuti dengan pembelajaran remedial untuk memastikan penguasaan kompetensi pada tingkat memuaskan (Kriteria Ketuntasan Minimal/KKM dapat dijadikan tingkat memuaskan).

Standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam dokumen kurikulum KTSP disusun sebagai landasan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. Selain itu dimaksudkan pula untuk mengembangkan kemampuan menggunakan pengetahuan dari tiap mata pelajaran.

Kompetensi inti pada kurikulum 2013 merupakan terjemahan atau operasionalisasi SKL dalam bentuk kualitas yang harus dimiliki mereka yang telah menyelesaikan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu atau jenjang pendidikan tertentu,gambaran mengenai kompetensi utama yang dikelompokkan ke dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan (afektif, kognitif, dan psikomotor) yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran. Kompetensi inti harus menggambarkan kualitas yang seimbang antara pencapaian hard skills dan soft skills .

Standar kompetensi pada kurikulum KTSP nampak seperti sama dengan kompetensi inti pada kurikulum 2013, namun ternyata tidak sama, ada perbedaan diantara keduanya. Hal itulah yang akan coba kami bahas dalam makalah ini.

BAB II

PEMBAHASAN

 

            Untuk melihat perbedaan yang ada pada standar kompetensi dan kompetensi inti, dan kompetensi dasar  berikut ini kami tuliskan contoh dari standar kompetensi dan kompetensi inti pada mata pelajaran matematika SMP.

  1. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada kurikulum KTSP

Jenjang

Standar Kompetensi

Kelas VII
  1. Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah
  2. Memahami bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel
  3. Menggunakan bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, dan perbandingan dalam pemecahan masalah
  4. Menggunakan konsep himpunan dan diagram Venn dalam pemecahan masalah
  5. Memahami hubungan garis dengan garis, garis dengan sudut, sudut dengan sudut, serta menentukan ukurannya
  6. Memahami konsep segi empat dan segitiga serta menentukan ukurannya
Kompetensi dasar BILANGAN
  1. Melakukan Operasi hitung bilangan bulat dan pecahan
  2. Menggunakan sifat- sifat operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dalam pemecahan masalah

ALJABAR

  1. Mengenal bentuk- bentuk aljabar dan unsur-unsurnya
  2. Melakukan Operasi pada bentuk aljabar
  3. Menyelesaikan persamaan linier satu variable
  4. Menyelesaikan pertidaksamaan linier satu variable

ALJABAR

  1. Membuat model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan  linier satu variable
  2. Menyelesaikan Model matematika dari masalah yang berkaitan dengan  pesamaan linier satu variable
  3. Menggunakan konsep aljabar dalam pemecahan masalah aritmetika social yang sederhana
  4. Menggunakan perbandingan untuk pemecahan masalah

ALJABAR

  1. Memahami pengertian dan notasi himpunan, serta penyajiannya
  2. Memahami konsep himpunan bagian
  3. Melakukan Opersai irisan, gabungan, kurang(difference), dan komplemen pada himpunan
  4. Menyajikan himpunan dengan diagram venn

GEOMETRI

  1. Menentukan hubungan antara dua garis, sserta besar dan jenis sudut
  2. Memahami sifat-sifat sudut yang tebentuk jika dua garis berpotongan  atau dua garis  sejajar berpotongan  dengan garis lain
  3. Melukis sudut
  4. Membagi sudut

GEOMETRI

  1. Mengidentifikasi sifat-sifat segitiga berdasarkan sisi dan sudutnya
  2. Mengidentifikasi sifat-sifat persegi panjang, persegi, trapezium, jajar genjang, belah ketupat dan layang-layang
  3. Menghitung keliling dan luas bangun segitiga dan segi empat
  4. Melukis segitiga, garis tinggi, garis bagi, garis berat,dan garis sumbu
  1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar  pada kurikulum 2013

KELAS :VII

KOMPETENSI INTI

KOMPETENSI DASAR

1.Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perlaku jujur , disiplin, tanggung jawab, pduli (toleransi, gotong royong), santun, peercaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya 2.1 Menunjukkan Perilaku konsisten dan teliti dalam melakukan aktivitas dirumah, sekolah, dan masyarakat sebagai wujud implementasi pemahaman tentang operasi hitung bulat dan pecahan

2.2 Menunjukkan perilaku ingin tahu dalam melakukan aktivitas dirumah, sekolah, dan masyarakat sebagai wujud implementasi penyelidikan operasi bilangan bulat

2.3 Menunjukkan perilaku jujur dan bertanggung jawab sebagai wujud implementasi kejujuran dalam melaporkan data pengamatan

2.4 Menunjukkan prilaku disiplin dalam melakukan implementasi pelaksanaan prosedur dalam menggambar segitiga , garis tinggi, garis bagi, garisberat, dan garis sumbunya menggunakan penggaris, jangka, dan busur3. Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata3.1 Membandingakan dan mengrutkan berbagai jeni bilangan serta menerapkan operasi hitungan bilangan bulat dan bilangan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi

3.2 Memahami pengertian himpunan, himpunan bagian komplemen himpunann, operasi himpunan dan menunjukkkancontoh dan bukan contoh

3.3 Menentukan nilai variable dalam persamaan dan pertaksamaan linear satu variable

3.4 Memahami konsep perbandingandan menggunakan bahasa perbandingan dalam mendeskripsikan hubungan dua besaran

3.5 Memahami pola dan menggunakan nya untuk menduga dan membuat generalisasi (kesimpulan)

3.6 Memahami sifat-sifat bangun datar dan menggunakkannya untuk menentukan keliling dan luas

3.7 Mendeskripsikan lokasi benda dalam koordinat kartesius

3.8 Menaksir dan menghitung luas prmukaan bangun datar yang tidak beraturan dengan menerapkan  prinsip-prinsip geometri

3.9 Memahanmi Konssep transformasi (dilatasi, translasi, pencerminan, rotasi) mengunakan objek-objek geometri

3.10 Menmukan peluang empiric dari data luaran (output) yang mngkin dieroleh berdasarkan dua kelompok data

3.11 Memahami teknik penataan data dari dua vaariabel menggunakan table, grafik batang, diagram lingkaran, dan grafik garis4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,merangkai, memodifikasi, dan membuat membuat) dan ranah abstrak (menulis,membaca, menghitung,menggambardan mengarang) sesuai dengan yang dipejarai di sekolah dan sumber lain yng sama dalam sudut pandang/ teori4.1 Menggunakan konsep aljabar dalam menyelesaikan masalah aritmatika social sederhana

4.2 Membuat dan menyelesaikan model matematik dari masalah nyata yang berkaitan dengan persamaan  dan pertidaksamaan  linier satu variable

4.3 Mengunakan pola dan generalisasi untuk menyelesaikan masalah

4.4 Menggunakan konsep perbandingan untuk menyelesaikan masalah nyata dengan menggunakan table dan grafik

4.5 Menyelesaikan permasalahan dengan menaksir besaran yang tidak diketahui megunakan grafik

4.6 Menerapkan prinsip-prinsip transformasi (dilatasi, translasi,  pencerminan, rotasi) dalam memecahkan permasalahan nyata

4.7 Menyelesaikan permasalahan nyata yang terkait penerapan sifat-sifat persegi panjang, persegi , trapezium, jajar genjang, belah ketupat, dan laying- laying

4.8 Mengumpukan, mengolah , menginterpretasi, dan menyajikan data hasil pengamatan dalam bentuk table, diagram, dan grafik

4.9 Melakukan percobaan untuk menemukan peluang empiric dari masalah nyata serta menyajikannya dalam bentuk table dan garafik

Dari contoh diatas, sudah terlihat jelas beberapa perbedaan yang terdapat pada standar kompetensi dan kompetensi inti, antara lain :

Standar kompetensi

Kompetensi inti

Berbeda di tiap mata pelajaran Berlaku untuk semua mata pelajaran
Mengacu pada kompetensi mata pelajaran masing-masing Mengacu pada empat kompetensi
Fokus pada ranah kognitif Fokus pada semua ranah, kognitif, afektif, psikomotorik
Berbeda di setiap jenjang kelas Ada kesamaan untuk tiap jenjang kelas

Perbedaan diatas adalah perbedaan-perbedaan yang langsung jelas terlihat jika kita melihat contoh dari standar kompetensi dan kompetensi inti. Sementara jika mengacu pada kurikulum, standar kompetensi pada kurikulum KTSP memang dirancang untuk mengembangkan kemampuan peserta didik di tiap mata pelaran. Pada mata pelajaran matematika saja contohnya, standar kompetensi meliputi empat aspek yaitu bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, serta statistika dan peluang. Ini untuk mata pelajaran matematika saja, sedangkan untuk mata pelajaran lain berbeda pula sesuai kemampuan yang diajarkan.

Sedangkan kompetensi inti dirancang dalam empat kelompok yang saling terkait yaitu berkenaan dengan sikap keagamaan (Kompetensi Inti 1), sikap sosial (Kompetensi Inti 2), pengetahuan (Kompetensi Inti 3), dan penerapan pengetahuan (Kompetensi Inti 4). Keempat kelompok itu menjadi acuan dari Kompetensi Dasar dan harus dikembangkan dalam setiap peristiwa pembelajaran secara integratif. Kompetensi yang berkenaan dengan sikap keagamaan dan sosial dikembangkan secara tidak langsung (indirect teaching) yaitu pada waktu peserta didik belajar tentang pengetahuan (Kompetensi Inti 3) dan penerapan pengetahuan (Kompetensi Inti 4).

Dengan demikian memang standar kompetensi pada kurikulum KTSP berbeda dengan kompetensi inti pada kurikulum 2013. Keduanya tidak dapat disamakan. Standar kompetensi berbeda-beda untuk tiap jenjang dan mata pelajaran. Sedangkan untuk kompetensi inti, berlaku untuk keseluruhan jenjang dan mata pelajaran. Kompetensi inti ini mengacu pada empat kompetensi inti.

C. Penggeseran dan standar Kompetensi , K I dan Kompetensi Dasar

Yang lalu

Elemen Perubahan

Terstruktur

  • SK
  • KD

-Faktual : lebih Menitik beratkan pada pengembangan kompetensi kognitif

Terstruktur dalam

  • Kompetensi Inti
  • Kompetensi Dasar,

Kompetensi Inti mengikta komp etensi dasar

Kompetensi inti meliputi

KI 1: Sikap Keagamaan

KI 2: Sosial Kepribadian , akhak

KI 3: Pengetahuan

KI 4: Penerapan pegetahuan

-Menunjukkan perilaku yang menceerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, percaya diri dan bertanggaung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan

-Memiliki kemampuan berfiki serta tindak yang efektif dan kreatif

-memiki pengetahuan factual dan konseptual yang berwawasan kemanuasiaan , lingkungan, kebangsaan, kenegaraan, peradaban

-Pembelajaran mengembangkan kemampuan menguasai fakta, konsep. Prosedur dan meta kognitif

D. Pergeseran dalam standar Proses

Dari Penyajian diatas, Pada Kompetensi inti dan  komptensi dasar pada kurikulum 2013 banyak sekali terjadi perubahan. Perubahan tersebut menitikberatkan pada pross yang dapat dijadikan dalam standar proses dibawah ini akan ditunjukkan pada table perubahan dalam standar proses.

Yang lalu

Elemen Perubahan

  1. Faktual: Pembelajaran berpusat pada guru, bicara dan siswa mendengar dan menyimak dan menulis
Pembelajaran berpusat pada siswa memperhatikan siswa berinteraksi, berargumen , berdebat dan berkolaborasi
  1. Guru mengajar

Mendengar dan menyimak, dan menulis.

Guru menjadi Fasilitator
  1. Faktual, pembelajaran satu arah, guru mengajari siswa
Pembelajaran Interaktif

Guru berusaha membuat kelas semenarik mungkin dengan menggunakan pendektan tematik integrative, sains, kontekstual yang terencana

  1. Pembelajaran menerapkan model isoslasi, sebelumnya siswa bertanya keada guru dan berguru pada buku yanga da didalam kelas semata

Pembelajaran dalam konteks jejaring

Siswa menimba Ilmu dari mana saja, dari internet, dari perustakaan sekolah, dari hasil praktik di luar kelas, dari praktik pengalaman teman-teman, dari pengalaman orang- orang sukses.

  1. Faktual banyak guru melaksanakan pembelajaran model siswa pasif. Siswa menengarkan yang guru sampaikan agarvpeserta didik mengerti.

Pembelajaran siswa aktif

Guru memfasilitasi siswa aktif dengan cara merumuskan berbagai pertanyaan yang ingin mereka cari jawabannya.

  1. Faktual, pembelajaran disampaikan secara verbal dan abstrak . Contoh-contoh diberikan guru yang artisifial (buatan atau bukan diangkat dari fakta yang sesungguhnya)

Pembelajaran menggunakan contoh yang diperoleh dari anaisis bacaan, dan kenyataan pada kehidupan sehari-hari hasil pengamatan dan pengalaman belajar sisa.

  1. Faktual pembelajaran mengembangkan kapasitas tiap individu

Pembelajaran berbasis tim

Guru  mengembangkan kapasitas belajar individu melauiu kerja sama dalam kelomok belajar merupakan prosses interaksi sosial denganesama siswa  yang saling membantu untuk meraih keberhasilan  kelompok dan keberhasilan  individu

  1.  Faktual : Proses pembelajaran menstimulasi indra lihat dan dengar

Pembelajaran menstimulasi seluruh panca indra, komponen jasmani dan rohani terlibat aktif dalam kegiatan belajar

  1. Faktual : Pembelajaran mencakup materi yang luas dengan enganggap semua materi perlu diberikan

Memberdayakan perilaku khas dengan menggunakan kaidah keterikatan dengan menyederhanakan kurikulum, mengurangi mata pelajaran , menambah jam belajar

 

 

BAB III

PENUTUP

 

            Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi peserta didik. Pengembangan kompetensi ini memunculkan suatu kompetensi inti yang berisi empat kompetensi inti yaitu berkenaan dengan sikap keagamaan (Kompetensi Inti 1), sikap sosial (Kompetensi Inti 2), pengetahuan (Kompetensi Inti 3), dan penerapan pengetahuan (Kompetensi Inti 4). Kompetensi inti inilah yang nantinya menjadi acuan pada kompetensi dasar di tiap mata pelajaran pada tiap jenjang. Kompetensi inti ini berlaku untuk tiap mata pelajaran pada semua jenjang. Kompetensi inti fokus pada semua ranah yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Sedangkan pada kurikulum sebelumnya, terdapat standar kompetensi yang menjadi acuan untuk menurunkan kompetensi dasar di tiap mata pelajaran. Standar kompetensi ini berbeda-beda pada tiap mata pelajaran pada tiap jenjang pendidikan. Standar kompetensi lebih menekankan pada ranah kognitif saja.

Sekilas nampak tidak ada perbedaan diantara standar kompetensi dan kompetensi inti, padahal jika kita cermati, ternyata standar kompetensi dan kompetensi inti tidaklah sama. Banyak perbedaan diantara keduanya terutama sekali standar kompetensi tidak berlaku umum tetapi berlaku khusus pada tiap mata pelajaran pada tiap jenjang pendidikan sedangkan kompetensi inti berlaku umum untuk semua mata pelajaran pada tiap jenjang pendidikan

 

 

 

 

BAB IV

Kesimpulan

 

Kompetensi Inti di dasar pada prinsip bahwa setiap sikap, keterampilan dan pengetahuan yang dirumuskan dalam kurikulum berbentuk kemampuan dasar yang dapat di pelajari dan dikuasai  oleh pesserta didik,.  Peserta didik dapat menu jukkan prilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak maka percaya diri, sikap bertanggung jawab  dan memiliki kemampuan berfikir yang efektif  dan kreatif

Sedangkan pada SK dan KD pada Kurikulum KTSP pembelajaran  lebih menitikberatkan pada pengembangan kompetensi kognitif saja. Sehingga siswa  menjadi pasif namun gurunya yang efektif, Oleh Karen aitu elemen perubahan ini sudah mejadi tuntutan untuk dilaksanakan.

DAFTAR PUSTAKA

 

Kemendikbud. (2012). Dokumen Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.

Kemendikbud. (2013). Kurikulum 2013 Kompetensi Dasar SMP/MTs. Jakarta: Kemendikbud.

Thu, 5 Jun 2014 @10:19

Copyright © 2019 sudipriyambodo.com · All Rights Reserved